Wawasan Utama:
Akumulasi cadangan Chainlink terus berlanjut, mengeluarkan token dari peredaran, sehingga memperketat ketersediaan sementara permintaan pasar masih belum cukup untuk memicu pemulihan harga yang berarti.
LINK diperdagangkan dalam pola bearish pennant di bawah $10, dengan lower highs dan support yang rapuh yang mempertegas risiko penurunan menuju level $5.77.
Arus keluar dari bursa mengurangi tekanan jual, namun likuidasi long yang mendominasi dan indikator momentum yang lemah mengonfirmasi bahwa penjual tetap memegang kendali di seluruh kondisi pasar saat ini.
Cadangan Chainlink telah bertambah 131,905 LINK, meningkatkan total kepemilikan menjadi hampir 2.79 juta token sementara aset diperdagangkan di bawah resistensi kunci. Inflow yang stabil ini mencerminkan akumulasi yang disengaja, bukan posisi jangka pendek. Selain itu, peningkatan pada penitipan cadangan terus menghapus token dari peredaran aktif.
Saat token masuk ke cadangan, pasokan beredar di bursa terus menyusut, sehingga mengurangi tekanan jual langsung. Namun, harga belum merespons dengan momentum ke atas meskipun terjadi pengetatan ini. Akibatnya, pasar tampaknya menyerap perubahan pasokan tanpa memicu permintaan yang lebih kuat atau ekspansi arah yang lebih jelas.
LINK tetap dibatasi di bawah level $10 sambil membentuk bearish pennant yang menandakan konsolidasi yang berlanjut. Harga baru-baru ini turun ke $7.84 sebelum stabil di sekitar $8.89, yang mencerminkan kompresi setelah penurunan tajam. Selain itu, lower highs terus menekan ke arah resistensi, yang membatasi upaya pemulihan dan memperkuat dominasi penjual.
Pola saat ini cenderung ke kelanjutan daripada pembalikan karena level support masih rapuh. Jika terjadi breakdown dari struktur ini, level $5.77 dapat terbuka sebagai target penurunan berikutnya. Namun, rebound kecil terus menghadapi penolakan di dekat batas atas, sehingga menjaga tren yang lebih luas tetap berada di bawah tekanan.
Relative Strength Index berada di 46.37, menandakan pelemahan momentum di sesi-sesi terbaru. Alih-alih membangun tekanan ke atas, indikator ini berbalik menjadi lebih rendah, selaras dengan kompresi harga. Karena itu, pembeli belum kembali mendapatkan kendali meskipun ada stabilisasi jangka pendek dalam pergerakan harga.
Sumber: TradingView
Arus bersih dari bursa telah menurun lebih dari 15%, yang menunjukkan lebih sedikit token yang masuk ke platform perdagangan untuk potensi penjualan. Perubahan ini menyoroti meningkatnya arus keluar, yang mengurangi tekanan jual sisi bawah secara langsung. Selain itu, inflow yang lebih rendah membatasi risiko penurunan mendadak, meskipun belum memicu pemulihan harga yang kuat.
Data likuidasi terbaru menunjukkan ketidakseimbangan yang jelas, dengan posisi long menghadapi kerugian yang lebih berat dibandingkan short. Sekitar $55.8K dalam likuidasi long kontras dengan likuidasi short yang jauh lebih rendah. Akibatnya, dinamika ini mencerminkan tekanan yang berkelanjutan pada trader bullish dan support yang lemah dari posisi yang menggunakan leverage.
Tidak adanya likuidasi short yang signifikan menunjukkan bahwa penjual tetap stabil dan tidak dipaksa untuk keluar dari posisi. Selain itu, ini mengurangi kemungkinan short squeeze yang bisa mendorong pergerakan naik yang cepat. Penempatan derivatif saat ini terus mendukung struktur bearish yang sedang berlaku.