Berita Gate News, platform manajemen risiko DeFi Steakhouse Financial baru-baru ini mengalami serangan peretas; situs web dan aplikasi mereka digunakan untuk melakukan penipuan phishing. Perusahaan menyatakan bahwa insiden ini hanya memengaruhi sistem front-end, sementara seluruh dana simpanan dan kontrak tidak terpengaruh, sehingga keamanan dana pengguna terjamin. Co-founder Sébastien Derivaux mengingatkan pengguna untuk menghindari mengakses situs Steakhouse sebelum ada pemberitahuan lebih lanjut.
Menurut pengungkapan Steakhouse, serangan ini berasal dari upaya rekayasa sosial terhadap penyedia server mereka, OVH Cloud. Penyerang memperoleh informasi sensitif melalui telepon, memalsukan alamat IP situs web dan aplikasi, serta mencoba melakukan pemindahan domain dengan tenggat lima hari. Perusahaan telah membatalkan perubahan yang berbahaya dan mengarahkan domain ke record kosong hingga memastikan keamanan sistem. Steakhouse mengatakan akan segera merilis laporan analisis insiden yang lengkap.
Perusahaan keamanan kripto Blockaid menyebutkan bahwa penyerang menggunakan program Angelferno (juga dikenal sebagai Angel Drainer), yaitu alat pencuri berbasis on-chain yang aktif; program ini dapat sepenuhnya mengendalikan aset kripto pengguna dan menarik dana setelah pengguna menandatangani transaksi berbahaya. Blockaid sebelumnya membantu perusahaan kripto yang berbasis AI, GAIB, menemukan serangan serupa; situs web berbahaya tersebut dihapus dalam waktu sekitar 7 jam, dan tidak menyebabkan kerugian yang berarti.
Saat ini, beberapa perusahaan kripto menyediakan layanan alternatif dan jaminan keamanan bagi pelanggan yang menyimpan dana di Steakhouse. Steakhouse menegaskan bahwa mereka sedang berupaya keras memulihkan sistem front-end, sambil tetap berkomunikasi dengan OVH untuk memastikan insiden serupa di masa depan tidak terjadi lagi.
Insiden ini sekali lagi mengingatkan pengguna kripto bahwa meningkatkan kesadaran keamanan sangat penting, terutama saat berinteraksi dengan platform DeFi dan layanan aset digital. Pengguna perlu memverifikasi dengan cermat keaslian situs web dan aplikasi untuk mencegah risiko dana on-chain dicuri. Para ahli menyarankan pengguna untuk secara teratur memperbarui langkah-langkah keamanan dan waspada terhadap serangan yang dilakukan melalui rekayasa sosial atau tautan phishing.