Berita Gate News, seorang investor pribadi berusia 79 tahun dari Korea Selatan, Kim Geo-seok, menyumbangkan 100.000 XRP ke Rumah Sakit Universitas Nasional Seoul, yang nilainya sekitar 145.000 dolar AS berdasarkan harga saat ini. Ini adalah sumbangan aset digital kedua yang diterima lembaga tersebut setelah sebelumnya pada November 2025 menyumbangkan Bitcoin, menunjukkan bahwa penggunaan aset kripto dalam bidang amal semakin meluas.
Pengalaman hidup Kim Geo-seok cukup penuh cerita. Saat Perang Korea, ia yang berusia hanya empat tahun menjadi yatim piatu dan dikirim ke Pulau Jeju untuk tinggal. Setelah dewasa, ia mengandalkan pekerjaan serabutan untuk bertahan hidup dan secara mandiri belajar investasi selama bertahun-tahun untuk mengumpulkan kekayaan secara perlahan. Ia pernah menganggap Warren Buffett dan Peter Lynch sebagai panutan belajar, tetapi jalan investasi tidak selalu mulus, dan pernah kehilangan seluruh asetnya karena kesalahan. Setelah itu, ia berjuang selama bertahun-tahun untuk membangun kembali portofolio investasinya dan akhirnya mencapai kebalikan secara finansial.
Dalam beberapa tahun terakhir, investor ini secara bertahap mengalihkan fokusnya ke kegiatan amal. Hingga saat ini, total sumbangannya telah mencapai 1,27 miliar won Korea, mencakup lembaga medis dan organisasi amal, termasuk mendanai layanan kesehatan untuk kelompok tanpa asuransi. Ia mulai secara sistematis terlibat dalam kegiatan amal sejak 2018 dan menjadi salah satu donatur pribadi penting dalam sistem Palang Merah Korea.
Perlu dicatat bahwa Korea Selatan pada tahun 2025 melonggarkan batasan pengelolaan aset kripto oleh organisasi non-profit, memungkinkan mereka menukarkan mata uang digital yang disumbangkan menjadi mata uang fiat. Perubahan kebijakan ini mendorong perkembangan amal berbasis kripto. Kim Geo-seok adalah orang yang melakukan kasus donasi pribadi kripto pertama di Korea Selatan pada tahun 2025 dalam kerangka tersebut, dan sejak itu ia beberapa kali mendukung proyek amal melalui cara serupa.
Pihak rumah sakit menyatakan bahwa sumbangan XRP ini akan digunakan untuk pembangunan pusat medis anak dan dana pengembangan. Kim Geo-seok juga menyatakan bahwa ia memiliki tujuan jangka panjang agar donasi kripto menjadi kebiasaan rutin, bukan hanya kasus tunggal.
Seiring aset digital secara bertahap terintegrasi ke dalam sistem amal tradisional, kasus seperti ini mungkin akan menjadi salah satu arah penting penerapan industri kripto dalam kegiatan sosial.