
Bursa kripto peer to peer adalah platform yang memungkinkan para trader memperdagangkan cryptocurrency secara langsung tanpa melalui order book terpusat atau perantara. Model perdagangan ini selaras dengan filosofi desentralisasi cryptocurrency seperti Bitcoin, di mana pengguna tetap memegang kendali atas aset mereka sekaligus meminimalkan risiko kegagalan tunggal. Bursa P2P umumnya menyediakan layanan rekening penampungan (escrow) dan mekanisme penyelesaian sengketa guna memastikan transaksi berjalan aman sekaligus memberikan akses ke cryptocurrency di wilayah yang terbatas oleh layanan bursa tradisional.
Bursa kripto peer to peer menggunakan mekanisme pencocokan langsung, bukan model order book tradisional:
Pengguna Membuat Iklan Jual/Beli: Penjual memasang iklan yang menawarkan jenis cryptocurrency tertentu, lengkap dengan harga, metode pembayaran, dan syarat perdagangan; pembeli dapat melihat iklan ini atau mengunggah permintaan pembelian.
Pencocokan dan Negosiasi: Sistem mencocokkan pembeli dan penjual berdasarkan syarat perdagangan, memungkinkan kedua belah pihak menegosiasikan detail transaksi.
Perlindungan rekening penampungan (escrow): Setelah tercapai kesepakatan, aset kripto milik penjual biasanya dikunci di layanan rekening penampungan platform hingga pembayaran dari pembeli terkonfirmasi.
Konfirmasi Pembayaran: Pembeli melakukan pembayaran melalui metode yang disepakati (transfer bank, dan sebagainya) lalu menandai transaksi sebagai telah dibayar di platform.
Platform akan melepaskan aset kripto ke pembeli setelah penjual mengonfirmasi penerimaan pembayaran, sehingga transaksi selesai.
Penyelesaian Sengketa: Jika terjadi perselisihan, platform umumnya menyediakan layanan arbitrase dengan meninjau bukti untuk menentukan keputusan akhir alokasi aset.
Tidak seperti bursa terpusat, platform P2P tidak secara langsung mengendalikan dana pengguna, melainkan hanya menahannya sementara dalam rekening penampungan selama proses transaksi, sehingga risiko penyelewengan atau kerugian akibat kegagalan platform dapat diminimalkan.
Platform P2P menghadapi perubahan besar didorong inovasi teknologi dan tantangan regulasi. Seiring perkembangan decentralized finance (DeFi), generasi baru platform P2P mengintegrasikan smart contract untuk rekening penampungan otomatis dan eksekusi transaksi yang lebih efisien. Solusi verifikasi identitas berbasis blockchain akan meningkatkan kepatuhan tanpa mengorbankan privasi pengguna.
Dari sisi regulasi, negara-negara di seluruh dunia memperkuat pengawasan transaksi cryptocurrency, mendorong platform P2P menemukan model operasi yang patuh sembari mempertahankan prinsip desentralisasi. Bursa hibrida akan semakin banyak bermunculan, menyatukan keunggulan privasi P2P dengan efisiensi dan kepatuhan bursa terpusat.
Dari sisi pengalaman pengguna, platform P2P berkembang menuju antarmuka berbasis perangkat mobile yang intuitif, menyederhanakan proses perdagangan cryptocurrency. Teknologi cross-chain juga akan memungkinkan platform P2P mendukung pertukaran aset lintas berbagai jaringan blockchain, menghadirkan layanan perdagangan terpadu.
Meski menghadapi tantangan, model perdagangan peer to peer tetap menjadi pilar utama ekosistem cryptocurrency dalam mendorong inklusi keuangan dan resistensi terhadap sensor, terutama di pasar berkembang dan wilayah dengan infrastruktur keuangan terbatas.
Platform P2P mewujudkan visi desentralisasi asli cryptocurrency, memberikan jalur pertukaran aset digital tanpa bergantung pada institusi pusat. Walau belum menyamai bursa terpusat dari sisi kecepatan dan likuiditas, keunggulan seperti perlindungan privasi, akses global, serta resistensi terhadap sensor tetap menjadi nilai utama. Seiring kemajuan teknologi blockchain, platform perdagangan P2P akan terus menambah fitur inovatif sekaligus beradaptasi dengan regulasi yang dinamis. Bagi pengguna cryptocurrency global, perdagangan peer to peer akan tetap menjadi kanal utama memperoleh dan menukar aset digital, khususnya di wilayah yang belum terlayani sistem keuangan tradisional.


